banner 728x250
Berita  

Kemerdekaan dan Ruang bagi Generasi Muda

banner 120x600

Kemerdekaan dan Ruang bagi Generasi Muda

Refleksi HUT ke-81 Republik Indonesia

Oleh: Ir. H. Kholiq, M.Ap.
Ketua DPC PKB Kabupaten Malang

Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka adalah perjalanan panjang yang dibangun dari keberanian, pengorbanan, dan persatuan. Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah hadiah, melainkan buah perjuangan para pendahulu yang rela mengorbankan tenaga, pikiran, harta, bahkan nyawa demi tegaknya Republik Indonesia.

Karena itu, setiap tanggal 17 Agustus tidak cukup hanya kita peringati dengan upacara, mengibarkan Merah Putih, atau berbagai kemeriahan. Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk bertanya kepada diri kita sendiri: apa yang telah kita lakukan untuk meneruskan cita-cita para pendiri bangsa?

Salah satu jawabannya adalah mempersiapkan generasi muda.

Sejarah Indonesia sesungguhnya adalah sejarah anak-anak muda. Sumpah Pemuda lahir dari keberanian kaum muda. Proklamasi Kemerdekaan juga tidak dapat dilepaskan dari keberanian generasi muda yang mendesak agar kemerdekaan segera diproklamasikan. Dari satu zaman ke zaman berikutnya, pemuda selalu hadir sebagai kekuatan yang menggerakkan perubahan.

Maka pada usia ke-81 Republik Indonesia, kita tidak boleh hanya mengatakan bahwa pemuda adalah harapan bangsa. Lebih dari itu, kita harus memberikan ruang kepada mereka untuk menjadi bagian dari perjalanan bangsa hari ini.

Generasi muda tidak cukup hanya ditempatkan sebagai penonton, pendukung, atau pelengkap. Mereka harus diberi kesempatan untuk menyampaikan gagasan, mengambil peran, memimpin, dan menentukan arah masa depan.

Terlebih hari ini kita menghadapi generasi yang tumbuh bersama teknologi dan perubahan zaman yang begitu cepat. Mereka memiliki cara berpikir, kreativitas, serta keberanian yang berbeda. Tugas generasi sebelumnya bukan membatasi mereka, tetapi membimbing, memberikan kepercayaan, sekaligus membuka ruang seluas-luasnya agar potensi mereka tumbuh.

Prinsip itulah yang juga ingin terus dibangun oleh PKB.

Sebagai partai yang lahir dari rahim perjuangan para kiai, ulama, dan warga Nahdlatul Ulama, PKB memiliki akar tradisi yang kuat. Namun berpegang teguh pada akar tidak berarti menutup diri terhadap perubahan zaman.

PKB harus mampu merawat tradisi sekaligus memberi tempat bagi lahirnya generasi baru.

Karena itu, PKB Kabupaten Malang berkomitmen untuk semakin terbuka kepada generasi muda, termasuk Gen Z. Anak-anak muda harus diberikan ruang dalam proses kaderisasi, kepengurusan, penyampaian gagasan, hingga proses pengambilan kebijakan politik.

Kami ingin anak muda tidak hanya hadir ketika momentum pemilu tiba. Mereka harus hadir sejak proses merumuskan gagasan, menyusun agenda perjuangan, hingga bersama-sama bekerja untuk masyarakat.

Sebab regenerasi bukan berarti menyingkirkan generasi sebelumnya. Regenerasi adalah mempertemukan pengalaman generasi senior dengan energi, kreativitas, dan keberanian generasi muda.

Di situlah estafet perjuangan menemukan maknanya.

Dahulu para pemuda berjuang dengan bambu runcing, keberanian, dan pengorbanan untuk merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Hari ini generasi muda berjuang melalui pendidikan, teknologi, kreativitas, kewirausahaan, pengabdian sosial, dan berbagai inovasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tugas kita adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan.

Dalam momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, saya mengajak seluruh generasi muda Kabupaten Malang: jangan pernah merasa terlalu muda untuk mengambil peran. Jangan hanya menjadi penonton atas perubahan. Hadirlah dengan gagasan, keberanian, kreativitas, dan karya.

Dan kepada kita yang hari ini diberikan amanah dalam organisasi, pemerintahan maupun politik, sudah waktunya semakin banyak membuka pintu bagi anak-anak muda untuk masuk dan mengambil peran.

Karena masa depan Indonesia bukan sekadar tentang apa yang kita wariskan kepada generasi muda, tetapi juga tentang seberapa besar ruang yang kita berikan kepada mereka untuk ikut membangunnya sejak hari ini.

PKB Kabupaten Malang ingin menjadi bagian dari ruang itu: rumah politik yang terbuka bagi generasi muda, tempat gagasan mereka didengar, potensi mereka dikembangkan, dan kepemimpinan mereka dipersiapkan.

Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia.

Kemerdekaan adalah warisan para pejuang.
Menjaga Indonesia adalah tanggung jawab kita.
Dan masa depan Indonesia adalah milik generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *