banner 728x250
Berita  

Resmikan Kantor PKB, Graha Gus Dur dan Masjid Al-Iskandariyah, PKB Kabupaten Malang Targetkan Kemenangan Pemilu 2029

banner 120x600

Malang – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang memasuki babak baru perjuangan politik dengan semangat konsolidasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Momentum tersebut ditandai dengan peresmian Kantor DPC PKB Kabupaten Malang, Graha Gus Dur, dan Masjid Al-Iskandariyah, yang dirangkaikan dengan Tasyakuran Harlah ke-28 PKB, Sabtu (8/8/2026).

Peresmian tiga fasilitas tersebut dilakukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, dan dihadiri Bupati Malang Sanusi, jajaran pengurus DPW PKB Jawa Timur, pengurus DPC PKB Kabupaten Malang, tokoh masyarakat, serta ratusan kader dan simpatisan PKB.

Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng, pemotongan pita, serta penandatanganan prasasti Graha Gus Dur dan Masjid Al-Iskandariyah oleh Gus Halim.

Bukan Sekadar Gedung, Jadi Pusat Perjuangan dan Pengabdian

Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ir. H. Kholiq, M.AP, mengatakan pembangunan dan renovasi fasilitas tersebut merupakan bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan kantor partai yang lebih representatif.

Menurutnya, pembangunan kantor beserta fasilitas pendukungnya telah dilakukan secara bertahap sejak 2024. Kehadiran kantor baru, Graha Gus Dur, dan Masjid Al-Iskandariyah diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas organisasi sekaligus ruang untuk memperkuat hubungan antara PKB dengan masyarakat.

“Harapannya, kantor DPC yang lebih representatif disertai masjid ini bisa menjadikan kader dan pengurus, termasuk yang ada di Fraksi PKB, tetap seimbang. Tidak hanya sibuk memikirkan politik dan daerah pemilihan, tetapi juga memperhatikan hubungan dengan Allah SWT,” ujar Kholiq.

Kholiq menegaskan, keberadaan masjid di lingkungan kantor DPC memiliki makna penting. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi kader dan pengurus, tetapi juga diharapkan menjadi ruang terbuka bagi kegiatan keumatan dan sosial kemasyarakatan.

Sementara Graha Gus Dur diproyeksikan menjadi ruang pertemuan, kaderisasi, pengembangan gagasan, serta tempat berbagai kegiatan organisasi dan masyarakat.

Dengan demikian, Kantor DPC PKB Kabupaten Malang tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi partai, tetapi diharapkan berkembang menjadi pusat konsolidasi, pelayanan, kaderisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Gus Halim: PKB Harus Memiliki Keberlanjutan Perjuangan

Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, dalam sambutannya memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya keberlanjutan perjuangan organisasi.

Gus Halim mengibaratkan keberlanjutan tersebut dengan konsep sanad, yang sangat dikenal dalam tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama (NU).

Menurutnya, sanad menunjukkan kesinambungan dan keterhubungan yang jelas dari satu generasi ke generasi berikutnya. Konsep tersebut, kata Gus Halim, juga relevan diterapkan dalam kehidupan politik.

“Sanad di NU itu sebuah kebanggaan. Kalau mau belajar agama tidak tahu sanadnya, bahaya. Karena hadis untuk melihat sahih atau tidaknya itu dilihat dari sanad, dari siapa dan bagaimana karakternya,” ujar Gus Halim.

Ia menegaskan, keberlanjutan perjuangan juga membutuhkan sanad yang jelas.

“Konsep sustainability itu ya sanad. Tidak akan ada keberlanjutan tanpa sanad,” tegasnya.

Gus Halim juga mengingatkan seluruh kader PKB Kabupaten Malang agar keberadaan kantor baru tidak hanya dimaknai sebagai sebuah bangunan fisik. Kantor tersebut harus menjadi tempat tumbuhnya gagasan, konsolidasi kader, sekaligus pusat pelayanan bagi masyarakat.

Target Menang Pemilu 2029

Dalam kesempatan tersebut, Gus Halim juga menegaskan target politik PKB Kabupaten Malang menghadapi Pemilu 2029.

Ia menyebut PKB Kabupaten Malang memiliki modal organisasi dan pengalaman politik yang cukup untuk meningkatkan performa pada kontestasi mendatang.

“Ya pasti targetnya harus menang. Sudah waktunya PKB Malang mengambil kemenangan. Doakan,” tegas Gus Halim.

Target tersebut menjadi tantangan sekaligus penyemangat bagi kepengurusan baru DPC PKB Kabupaten Malang masa bakti 2026–2031.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, H. Fatkhurrozi, menegaskan bahwa perjuangan menuju Pemilu 2029 telah dimulai. Konsolidasi organisasi akan terus diperkuat hingga tingkat bawah dengan mengedepankan kerja nyata dan kedekatan dengan masyarakat.

“Perjuangan menuju 2029 telah dimulai. Kemenangan hanya dapat diraih apabila organisasi semakin solid, kader semakin dekat dengan masyarakat, dan seluruh struktur bergerak dalam satu komando,” ujarnya.

Dari Kantor Baru Menuju Kemenangan

Peresmian Kantor DPC PKB Kabupaten Malang, Graha Gus Dur, dan Masjid Al-Iskandariyah menjadi momentum untuk menyatukan tiga kekuatan: konsolidasi organisasi, penguatan spiritualitas, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kepengurusan baru DPC PKB Kabupaten Malang di bawah kepemimpinan H. Kholiq akan menghadapi tantangan politik yang tidak ringan. Karena itu, konsolidasi struktur, penguatan kader, komunikasi dengan ulama dan tokoh masyarakat, serta pelayanan kepada masyarakat menjadi bagian penting dari agenda ke depan.

PKB Kabupaten Malang ingin memastikan bahwa politik tidak berhenti pada perebutan kursi, tetapi diwujudkan melalui kerja-kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

Kantor DPC menjadi rumah perjuangan organisasi. Graha Gus Dur menjadi ruang bertemunya gagasan dan kaderisasi. Sementara Masjid Al-Iskandariyah menjadi pengingat bahwa perjuangan politik harus tetap berpijak pada nilai-nilai spiritual dan kemaslahatan.

Dengan semangat tersebut, PKB Kabupaten Malang menyatakan siap menatap Pemilu 2029 dengan satu tekad: memperkuat organisasi, memenangkan hati rakyat, dan meraih kemenangan dalam kontestasi politik mendatang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *