banner 728x250
Berita  

DPC PKB Kabupaten Malang Bentuk “Pasukan Semut” Bersihkan Sampah Pasca Mujahadah Kubro 100 Tahun NU

banner 120x600

Malang – Pasca pelaksanaan Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan 100 Tahun Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu Februari 2026 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang membentuk “Pasukan Semut” untuk membersihkan sisa-sisa sampah di area stadion dan sekitarnya.

Aksi bersih-bersih ini merupakan inisiasi dan tindak lanjut atas arahan Sekretaris Jenderal DPP PKB, Dr. M. Hasanuddin Wahid, M.Hum, sebagai bentuk komitmen PKB dalam mendukung kelancaran dan keberkahan kegiatan keagamaan berskala besar, sekaligus menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pasca acara.

Pasukan Semut ini terdiri dari jajaran Pengurus DPC PKB Kabupaten Malang, Pengurus DPAC PKB se-Kabupaten Malang, serta unsur badan partai, yakni Garda Bangsa dan Panji Bangsa.

Dengan mengenakan atribut kaos “Aku NU, Aku PKB”, Para Kader secara gotong royong membersihkan area tribun, lapangan, serta akses keluar-masuk Stadion Gajayana yang dipadati ribuan jamaah selama Mujahadah Kubro berlangsung.

Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ir. H. Kholiq, M.A.P, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata khidmat kader PKB kepada NU dan umat.

“Ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai kader PKB untuk terus berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama melalui aksi-aksi nyata. Tidak hanya hadir dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan setelah acara selesai,” ujar Kholiq.

Lebih lanjut, Kholiq menambahkan bahwa pihaknya telah melaporkan gerakan Pasukan Semut ini kepada Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin, serta Ketua PCNU Kabupaten Malang, KH. Hamim Kholili.

“Alhamdulillah, gerakan Pasukan Semut ini mendapatkan apresiasi dari beliau berdua. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat khidmat kepada NU dan masyarakat melalui kerja-kerja sosial yang bermanfaat,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa semangat Pasukan Semut mencerminkan nilai gotong royong, keikhlasan, dan kepedulian sosial, sejalan dengan prinsip perjuangan PKB yang lahir dari rahim NU.

Aksi bersih-bersih ini pun mendapat respons positif dari masyarakat dan panitia, karena dinilai membantu mempercepat pemulihan kebersihan kawasan Stadion Gajayana pasca kegiatan besar yang dihadiri jamaah dari berbagai daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *